NABIRE
– NabireMuslim.com — Badan Amil Zakat Nasional
(Baznas) Kabupaten Nabire menggelar Rapat Kerja Unit Pengumpul Zakat (Raker
UPZ) Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Nabire, Jumat (24/1/2026), bertepatan
dengan 5 Sya’ban 1447 H.
Raker
UPZ ini diikuti oleh 126 peserta yang terdiri dari 63 Dewan Kemakmuran Masjid
(DKM) dan UPZ dari tujuh distrik di Kabupaten Nabire. Kegiatan tersebut juga
dihadiri Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, perwakilan Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Kantor Kementerian Haji dan Umrah, serta
berbagai organisasi Islam se-Kabupaten Nabire.
Sejumlah
organisasi yang turut hadir di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan
Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI),
Muhammadiyah, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Muslimat NU, serta Jamiatun Nissa.
Ketua
Panitia Raker UPZ 2026, Hj. Titi Suati Harjoto, menjelaskan bahwa kegiatan ini
bertujuan untuk menyusun rencana kerja strategis tahun 2026, mengevaluasi
penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada tahun sebelumnya, memperkuat
sinergi antara UPZ dan Baznas, serta menetapkan besaran zakat fitrah tahun
2026.
Raker
UPZ Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Zakat untuk
Kemanfaatan dan Kesejahteraan Umat.” Sejumlah narasumber dihadirkan dari
unsur Baznas, MUI, DMI, dan ICMI Kabupaten Nabire.
Dalam
sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Nabire, H. Soleman Letsoin, B.A.,
menegaskan komitmen Baznas Nabire dalam mengelola zakat secara profesional,
transparan, dan akuntabel sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011
tentang Pengelolaan Zakat.
Ia
juga menekankan bahwa pengelolaan zakat di Baznas Nabire berlandaskan prinsip aman
syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, dengan memanfaatkan sistem digital,
audit berlapis, serta pendistribusian yang tepat sasaran kepada delapan
golongan penerima zakat (asnaf).
Sementara
itu, sambutan Bupati Nabire yang dibacakan oleh Wakil Bupati H. Burhanuddin
Pawennari menyampaikan bahwa program-program Baznas Nabire dinilai telah
sejalan dengan program Pemerintah Daerah. Ia berharap sinergi yang telah
terbangun dapat terus diperkuat karena manfaatnya dirasakan langsung oleh
masyarakat kurang mampu.
Melalui
Raker UPZ ini, Baznas Nabire menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan
zakat sebagai instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat dan
memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Kabupaten Nabire.
Sumber: www.nabire.net





