Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Penutupan Dauroh Al-Qur’an Metode Masruriyah di Nabire Cetak Generasi Qur’ani Papua Tengah

NABIRE — Penutupan kegiatan Dauroh Al-Qur’an Tahsin dan Tahfidz Metode Masruriyah resmi digelar pada Jumat, 2 Januari 2026 di Islamic Center Nabire, menunjukkan komitmen kuat dalam pembinaan dan penguatan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari ini diikuti oleh santri dari berbagai usia dan latar belakang. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui pendekatan metodis dan aplikatif khas Masruriyah.

Penutupan dauroh dihadiri oleh sejumlah tokoh organisasi Islam, termasuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Ketua Muslimat NU, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah, pengurus Masruriyah Wilayah Timur dan Papua Tengah, serta para orang tua santri. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan sinergis berbagai lembaga keagamaan dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an di tanah Papua.

Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh salah satu peserta, memperkuat suasana khidmat. Pada sambutannya, Alim Bakhri, S.Pd selaku Ketua Masruriyah Provinsi Papua Tengah menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya dauroh dengan lancar dan penuh keberkahan.

Ia menjelaskan bahwa materi pembelajaran yang diberikan mencakup CFBA (Cepat Fasih Baca Al-Qur’an), STG (Senandung Tajwid Gharib), serta SMAD (Senandung Materi Agama Dasar) yang dirancang agar mudah dipahami oleh peserta, terutama anak-anak, sehingga proses belajar menjadi menyenangkan tanpa memberatkan.

Lebih lanjut, Alim Bakhri menyampaikan bahwa gerakan Masruriyah berlandaskan pada sabda Rasulullah bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Pembinaan sejak usia dini ini diharapkan dapat membentuk santri yang tidak hanya sekadar bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Acara ini menutup rangkaian kegiatan dauroh secara resmi, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai lembaga Islam di Papua Tengah dalam mencetak generasi muda Qur’ani yang kuat dalam ilmu dan akhlak.

Sumber: timurnews.id