NABIRE
— Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nabire, Agus
Suprayitno, S.Sos., MH, didampingi Sekretaris PCNU Muh. Thohir, S.Pd.,
MM, menghadiri kegiatan Haflah Imtihan Akhirussanah Pondok Pesantren
Al Falah Kalisemen, Nabire Barat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan
meriah dengan dihadiri para wali santri, tokoh agama, unsur pemerintah, serta
pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam tingkat Provinsi Papua Tengah dan
Kabupaten Nabire.
Pemerintah
Kabupaten Nabire turut memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Bupati
Nabire diwakili oleh Asisten I La Halim, S.Sos, yang hadir bersama sejumlah
pejabat daerah. Turut hadir pula sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di
antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia Papua Tengah KH. Mohammad Rofik,
Direktur RSUD Sukatemin, S.KM., M.KM, Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah H.
Putra Aminudin, S.Kim., M.Kom, serta para pimpinan Badan Otonom Nahdlatul
Ulama Kabupaten Nabire.
Dalam
sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Kalisemen, Kyai Ichsan Abdul
Chanan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh wali
santri, unsur pemerintah, serta para tokoh yang hadir. Ia menegaskan bahwa
pondok pesantren merupakan lembaga warisan para ulama dan kiai yang memiliki
peran penting dalam menggembleng generasi agar menjadi insan yang saleh dan
salehah, berilmu, serta berakhlak mulia.
“Pesantren
bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga tempat pembentukan karakter,
adab, dan tanggung jawab sosial. Dari pesantren diharapkan lahir generasi yang
kuat iman dan akhlaknya,” ujarnya.
Mewakili
Bupati Nabire, Asisten I La Halim, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan
bahwa pondok pesantren merupakan benteng pendidikan keagamaan yang
menitikberatkan pada pembinaan akhlaqul karimah. Menurutnya, peran
pesantren sangat strategis dalam membangun kualitas moral generasi muda di
tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sementara
itu, kehadiran Ketua dan Sekretaris PCNU Kabupaten Nabire bersama jajaran Badan
Otonom Nahdlatul Ulama menunjukkan komitmen NU dalam mendukung penguatan
pendidikan pesantren serta kaderisasi keagamaan di daerah.
Acara
Haflah Imtihan Akhirussanah tersebut ditutup dengan tausiyah dan doa
yang disampaikan oleh KH. Hasyim Asy’ari, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Rois
Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Papua Tengah. Dalam tausiyahnya, ia
mengajak seluruh hadirin untuk terus mendukung pendidikan pesantren sebagai
pilar utama pembinaan umat dan penguatan moral bangsa.
Sumber: papedanews.com






