Nabire - Papua Tengah –nabiremuslim.com -- Majelis Ta’lim Al Irsyad SMA Negeri 1 Nabire menggelar kegiatan anjangsana dan penyerahan paket sembako kepada warga di Kampung Legari 4, Distrik Makimi, Senin (16/02/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 28 Sya’ban 1447 Hijriah tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.
Anjangsana dan penyaluran bantuan dipusatkan di Masjid Al Huda, Kampung Legari 4, dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan serta kebersamaan.
Sutarno. S.Pd.I,. Ketua Majelis Ta’lim Al Irsyad SMA Negeri 1 Nabire dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama.
Pertama, sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Kedua, sebagai bentuk kepedulian sosial melalui pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan, sehingga dapat sedikit membantu meringankan beban menjelang Ramadhan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Kampung Legari 4.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al Huda dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan Majelis Ta’lim Al Irsyad.
Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan melalui penyerahan paket sembako kepada warga.
Pihaknya juga memohon maaf apabila dalam penyambutan terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai wujud sinergi antara sekolah dan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Majelis Ta’lim tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga mempererat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga.
Ia pun mendoakan agar seluruh anggota Majelis Ta’lim Al Irsyad senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam setiap langkah kebaikan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan.
Sumber : timurnews.id


















