Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Pelantikan DKM Masjid Nurul Bahri Smoker Masa Khidmat 2026–2031, Teguhkan Komitmen Memakmurkan Masjid dan Melayani Jamaah

Nabiremuslim.com — Nabire — Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di Masjid Nurul Bahri Smoker, telah dilaksanakan kegiatan Pelantikan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Bahri Smoker Masa Khidmat 2026–2031 sekaligus Pembukaan Rapat Kerja.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru untuk menerima amanah sekaligus meneguhkan komitmen dalam memakmurkan masjid, meningkatkan pelayanan kepada jamaah, serta membangun kepengurusan yang kompak, amanah, dan mengedepankan musyawarah selama lima tahun masa khidmat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Ketua Pengadilan Agama Nabire, Ketua MUI Nabire, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Nabire, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, perwakilan Densus 88 wilayah Papua, Dewan Penasihat DKM, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, para sesepuh, imam, ustaz, ketua-ketua DKM, serta seluruh jamaah Masjid Nurul Bahri Smoker.

Pelantikan pengurus DKM dilakukan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Nabire, sebagai bentuk pemberian amanah kepada kepengurusan DKM Masjid Nurul Bahri Smoker untuk masa khidmat 2026–2031.

Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Nurul Bahri Smoker menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni atau momentum untuk memperoleh jabatan, melainkan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan seluruh jamaah.

Hari ini bagi kami bukanlah hari untuk merasa bangga karena mendapatkan sebuah jabatan. Hari ini justru adalah hari untuk menundukkan kepala, karena sebuah amanah telah diletakkan di pundak kita,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa kepengurusan DKM selama lima tahun ke depan akan diarahkan untuk bersama-sama memakmurkan masjid, bukan hanya dari sisi fisik dan fasilitas, tetapi terutama dengan menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial di dalamnya.

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 18:

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”

Menurutnya, memakmurkan masjid berarti menghidupkan shalat, majelis ilmu, Al-Qur’an, ukhuwah jamaah, kepedulian sosial, serta membangun generasi yang dekat dengan Allah SWT.

Ketua DKM juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjalankan amanah tersebut seorang diri. Dukungan dari seluruh unsur masjid sangat dibutuhkan, mulai dari para pengurus, ustaz, sesepuh, pemuda dan remaja masjid, ibu-ibu jamaah, hingga seluruh jamaah Masjid Nurul Bahri Smoker.

DKM bukan milik ketuanya. DKM bukan milik pengurus. Masjid ini adalah rumah Allah dan rumah bersama seluruh umat Islam,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran kepengurusan untuk menjadikan prinsip “Bukan siapa yang paling berkuasa, tetapi siapa yang paling banyak memberikan manfaat” sebagai semangat dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, dalam sambutan dan arahannya, Ketua DMI Kabupaten Nabire memberikan penekanan penting mengenai karakter pengabdian dalam kepengurusan masjid. Ia mengingatkan bahwa menjadi pengurus masjid bukanlah pekerjaan yang berorientasi pada gaji atau keuntungan pribadi. Kepengurusan DKM merupakan bentuk pengabdian dan pelayanan kepada Allah SWT serta umat.

Karena itu, seluruh pengurus diharapkan mampu menjaga kekompakan, menghindari perseteruan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul dalam pengelolaan masjid.

Setiap perbedaan pendapat hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi diselesaikan melalui komunikasi dan duduk bersama untuk mencari jalan keluar terbaik.

Ketua DMI juga menyampaikan pesan penting bahwa “pengurus tugasnya mengurus dan jamaah diurus.” Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pengurus harus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, memastikan kegiatan masjid berjalan dengan baik, serta menciptakan suasana masjid yang nyaman, terbuka, dan menjadi tempat berkumpulnya umat.

Dengan demikian, keberhasilan sebuah kepengurusan DKM bukan diukur dari jabatan yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar pelayanan, manfaat, kekompakan, dan kontribusi yang diberikan kepada masjid dan jamaah.

Pelantikan dan pembukaan rapat kerja DKM Masjid Nurul Bahri Smoker masa khidmat 2026–2031 diharapkan menjadi awal yang baik bagi lahirnya berbagai program yang mampu meningkatkan kemakmuran masjid, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kegiatan keagamaan, serta mempererat hubungan antara pengurus dan seluruh jamaah.

Melalui semangat kebersamaan, musyawarah, keikhlasan, dan pelayanan kepada umat, kepengurusan DKM Masjid Nurul Bahri Smoker diharapkan mampu menjalankan amanah selama lima tahun ke depan dengan penuh tanggung jawab.

Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat ilmu, pembinaan umat, penguatan ukhuwah, pelayanan jamaah, dan kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, keikhlasan, dan petunjuk kepada seluruh pengurus dalam menjalankan amanah serta menjadikan Masjid Nurul Bahri Smoker semakin makmur, ramai dengan ibadah, ilmu, ukhuwah, dan berbagai kebaikan.